Selasa, 13 November 2018
Postingan kedua belas "imajination"
~novel project~
Karna ada yang minta lanjutan mimpi gue pada postingan sebelumnya gue bikin postingan kali ini. Mimpinya gak berlanjut ke hari besoknya dan gue gak mimpiin sambungan mimpi kemaren. Karna emang gak bakalan mungkin bakal ada sih mimpi bersambung layaknya komik, tapi kalau mimpi 'aneh' gue kemaren berlanjut weh gue pasti bakalan 'menggila' ngirain itu beneran pertanda akan kedatangan kehidupan yang gue tunggu-tunggu layaknya anime atau komik /ngayal again/
Jadi sambungan kisahnya yaa bukanlah mimpi tapi hanyalah khayalan gue tentang kisah selanjutnya dari mimpi tersebut.. Ok lanjut aja ke sambungan ceritanya..
Bagian 6
Dorongan dari para makhluk yang menyerupai monster tersebut hampir berhasil membuka pintu tersebut. Salah satu tangan monster tersebut sudah memasuki pintu dan menariknya sampai hampir terbuka. Seketika ku ambil senjata dari gagang sapu tersebut dan kutusuk monster yang hampir membuka pintu tersebut.
Lalu tutahan pintu tersebut dengan gagang sapu senjata tersebut.
Dorongan dari pintu dan dari kantin terus berdatangan dan hampir berhasil mendobraknya. Dengan ketakutan ku mundur perlahan dan berlari mencari tempat aman dan mencari jendela atau tempat yang mungkin bisa dimasuki monster tersebut. Langkahku terhenti didepan sebuah kamar yang pintunya terbuat dari besi dengan dinding dari beton. Tidak seperti dinding lain di rumah ini dimana rumah ini adalah rumah kayu. Tapi ada satu ruangan yang terbuat dari dinding beton?
Dengan perasaan takut kubuka perlahan pintu tersebut. "Draak" bunyi salah satu pintu berhasil didobrak monster tersebut. Langsung kubuka pintu tersebut secepatnya dan kumasuk tanpa melihat terlebih dahulu.
Bagian 7
Keadaan di ruang majlis guru..
(I dont know,- bantuin ngasih jalan cerita dong.. Gue hanya tau kisah yg gue alamin, orang kain entahlah :v)
Bagian 8
Ruangan yang gelap tapi masih bisa melihat dengan cahaya sedikit remang-remang tanpa ada jendela ataupun ventilasi. Ruangan yang cocok dijadikan kurungan atau sebuah penjara tanpa adanya udara yang bisa merembes keluar atau sesuatu melarikan diri dari sana.
Ku berjalan perlahan melihat isi ruangan tersebut.
Di dinding kulihat ada sebuah foto dan sebuah dokumen yang mirip sebuah potongan koran yang diberi bingkai.
Terdapat sebuah sertifikat penghargaan terhadap bapak surya chandra khan. Tertulis "piagam program kerja sama penelitian penemuan sel baru untuk perkembangan dan pengobatan manusia antar negara" dibawah tertanda sebuah logo "unesco" wkwk,, ganti2,, sebuah logo perusahaan tekhnologi ternama dijepang lah ceritanyaa..
Lalu terlihat sebuah potongan koran yang dibingkai didinding foto bersama dan sebuah artikel dibawah foto tersebut. Di foto tersebut terlihat ada pak surya chandra khan, buk yus, dan beberapa guru sma lainnya. Juga bapak yang memulai pembantaian di sma tersebut. Juga ada banyak orang yang tidak pernah kulihat dengan wajah jepang dan dari negara lainnya. Jelas ada yang disembunyikan kenapa seolah-olah guru sma menganggap itu pembunuhan biasa?
Artikel dibawahnya tertulis "penemuan sel baru yang bisa bergabung dengan makhluk hidup dan uji coba terhadap seekor tikus yang mengidap penyakit kronis seketika sembuh. Uji coba terhadap manusia masih dalam perdebatan. " ini adalah sebuah penemuan terbesar yang akan mendorong umat manusia menjadi makhluk abadi dan bisa menyembuhkan kanker dan penyakit lainnya. Tiada lagi masa dimana manusia akan meninggal hanya karna jatuh dari lantai empat. Dimana kalah dari tupai ataupun kucing yang mampu melompat berkali-kali tinggi tubuh mereka", begitu kata prof.dugong kepala bidang riset di perusahaan ****"
Bagian 9
Aku mengalihkan perhatian dari dua dokumen yang dipajang tersebut. Terdapat tiga leret meja dan diatasnya terdapat barang-barang dan alat-alat kimia. Sebuah tabung reaksi dan cairan berwarna kuning kecoklatan serta bentuk tabung reaksi yang berputar-putar yang hanya pernah kulihat di film barat kutemui disini. Lengkap. Terlihat disamping meja tersebut terdapat rak yang isinya tabung yang berisi cairan dan ada box kaca kecil yang isinya tikus disana. Lalu dibelakang ruangan terdapat sebuah kotak yang terbuat dari kaca berwarna merah. Terdapat kertas yang bertuliskan "monsterisasi".
Terlihat isinya karna kotak kaca merah tersebut agak tembus pandang. Isinya adalah dua buah jarum suntik dengan cairan kuning bercahaya. Tidak seperti cairan yang baru saja kulihat dalam tabung reaksi diatas meja tadi.
Terlihat segel kotak tersebut sudah lecet dan ada satu suntikan kosong terletak di lantai. Ada sisa-sisa cairan kuning seperti yang didalam kotak tersebut di suntikan tersebut. Jelas ada seseorang yang sudah memakainya.
Pikiranku semakin berkecamuk dan kacau memikirkan semua ini. Semua hal yang tidak mungkin terjadi dan tidak pernah kubayangkan akan terjadi kini terjadi dalam hidupku. Sejenak ku tersenyum dan tertawa. Selama ini aku menganggap duniaku terlalu membosankan dan aku selalu ingin hidup dalam sebuah kisah anime atau komik yang jelas bisa berjuang dan ada hal yang bisa menantang. Aku senang dan diaduk rasa takut dan sedikit kegilaan. Ini semua adalah kenyataan dan begitu banyak hal mustahil terjadi. Aku tertawa dan mulai gila. Aku terpaku melihat box tersebut dan mengira inilah akhir dari dunia dengan segala hal khayalan akan terjadi. Hal yang mustahil dan tidak mungkin terjadi membuatku gila. Pikiran bocah ku mendadak terdiam dan menghilang didera semua kenyataan yang tidak seindah khayalanku dalam sebuah komik.. Aku kacau.. Dan mulai gila..
Bagian 9
Lanjutan bagian dari kejadian di ruang majlis guru.. Mantan dan guru2.. (Gue gak tau apa yg terjadi)
Bagian 10
Terlintas seseorang yang berharga bagiku. Seseorang yg polos dan /blablabla cerita tentang heroine menyentuh dan menjadikan semangat kuat :v/. Dia sedang berada dalam ruang majlis guru dan apakah dia masih selamat? Pikiran untuk menyelamatkannya membuatku tak ambil pusing dan langsung mengambil suntik tersebut dan langsung menyuntikkannya di lenganku..
Bagian 11
Kembali ke cerita di ruang guru biar greget kayak di komik2 gitu kan, pas yg klimaksnya dialihkan ke keadaan lain..
Sampai tiba saat kondisi mendesak atau kayak monsternya mau masuk :v juga bisa ditambahkan mungkin percakapan to the point antar guru tentang rahasia monsterisasi gitu..
Bagian 12
Pak can berubah menjadi monster :v
Tapi hanya tangan kanannya tumbuh tangan baru dan terdapat pisau2 gitu dan mengalahkan para monster yang berhasil masuk dg memecahkan kaca kantor eaa
Bagian 13
Nah disini gue bingung ngambil alur mana,
Ada dua alur yg terpikirkan bagi gue..
Pertama :
gue ama pak can saling bermusuhan karna pak can adalah orang jahat yg ternyata dialah yg memaksa menyuntikkan sel yg belum jadi ke bapak2 lulusan tokyo dan akhirnya jadi monster. Dan setelah mengalahkan para monster dia akan membunuh para guru2 kecuali anaknya karna pak can ingin menyuntikkan sel tsb ke anaknya juga wkwk, dan disaat pak can mulai menyerang gue datang layaknya pahlawan yg juga tangan gue udah berubah jadi setengah monster dan menyelamatkan orang2.. Dan dilanjutkan kami bertarung hebat eaa /bayanginnya aja gue udah ngakak/
Tapi kalau alur ini gue ambil weh bayangin gimana ya perasaan anaknya bapaknya gitu :v weh kasian oe
Nah alur kedua:
Pak can mengalahkan para monster dan dia kewalahan karna faktor kecocokan selnya kurang cocok ama pak can.. Soalnya sel tsb juga makhluk hidup dan bisa bicara dan berpikir.. Mungkin karna terjadi perdebatan dan penyesalan di pak can akan rahasia yg belum terkuak tentang monsterisasi maka pak can gak terlalu kuat.. Lalu disaat monster lain yg tidak berhasil dihalang pak can menyerang anaknya. Dan gue langsung datang dan menyelamatkannya /eaaa/ gue keren/ lol/ dan kamipun mengalahkan semua monsternya wkwk
Di kedua alur ini gue ngasih bagian 3.. Bagian 13,14,15
Bagian 16
Nah ini masih penentuan dari alur sebelumnya.. Di bagian 13 sebaiknya milih alur 1 atau 2? Alur satu mayan lah tapi kan gue ama mertua ah berantem gak seru ah :v ntar gak direstuin lagi /mode kmvret on/ dan ceritanya cepat berakhir sih kalau itu..
Kalau alur 2 hmm keren sih tapi yg ada malah mikir gue terlalu keren dan malah lebih2in diri sendiri. Tapi wajar sih soalnya kan sel dan manusia itu bisa bicara dan sama2 punya pikiran. Jadi kalau sependapat dan pikirannya kuat maka guenya kuat. Toh gue sering bicara sendiri nah pikiran gue lebih kuat daripada fisik sih, fisik kuat cuman gak atletis :v tapi kalau alur 2 ceritanya terlalu classik.. Dan pak can jadi orang baik tapi lemah weeeh gak greget kan.. Kalau jadi orang yang gila dan jahat weeh baru mertua keren, jadinya gue kalau berantem gak perlu bersikap formal dan kaku, pak can jahat weh auto berantem dan rebutin alda /eaa/ /greget/
Nah jadi gue harus milih alur mana nih,, onegai pembacaa :V beri aku saran dalam mengembangkan cerita ini.. Dan judulnya apaan ya,,
1. Monsterisasi
2. The secret of smansatara
3. The legend of pak can :v
4. Sweet home : the other side
(Sisi lain dari webtoon sweet home yg dimana monsterisasi di korea dan yg ini dimaninjau)
5. The monster
6. Anak kos greget
Nah ada 6 rekomendasi judul, bantuin nambah dan milih di kolom komentar guys :v /lol/berasa kayak pro/
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Keterangan postingan kedua belas
Postingan tersebut hanyalah khayalan yang awalnya adalah sebuah mimpi yang benar-benar gue alami saat tidur. Lanjutan kisahnya hanyalah kh...
-
ASSALAMU'ALAIKUM WR. WB Kali ini dan seterusnya gue nggak make konnichiwa lagi. Cinta bahasa sendiri... Di postingan ketiha ini gue b...
-
Sudah setahun sejak gue ngepost di blog :v Yeah untuk ngerayainnya gue mau makan,, udah ga makan-makan ini semenjak setahun lalu :v Pas u...
-
>>the kamvret moment for jomblo,- papa mamaan dan pegang2an didepan matanya di kelas<<
Tidak ada komentar:
Posting Komentar